Selasa, 01 Februari 2022

MENGENAL KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

 



1.     Kecerdasan

a.       Kecerdasan melibatkan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan    dan   pengalaman    sebelumnya    secara fleksibel untuk  menyelesaikan tugas-tugas yang menantang.

b.      Menurut  teori  triarki kecerdasan Sternberg,  kecerdasan mencakup tiga bentuk: analitis, kreatif, dan praktis.

c.       Gardner berpendapat ada  delapan  jenis  kecerdasan,  atau kerangka berpikir,  yaitu  verbal,  matematika,  spasial, kinestetik-jasmani, musik, intrapersonal, interpersonal, dan naturalis.

d.      Konsep  kecerdasan emosional pada awalnya  dikembangkan oleh Salovey dan Mayer.

e.       Goleman mempopulerkan  konsep kecerdasan  emosional dalam bukunya, Emotional Intelligence.

f.        Mayer,  Salovey,  dan  Goleman  menekankan bahwa kecerdasan emosional merupakan aspek penting untuk menjadi orang yang kompeten.

2.     Kreativitas

a.       Kreativitas         adalah       proses        yang         melibatkan restrukturisasi/penataan            kembali          terhadap masalah/persoalan   yang   dihadapi   secara  mandiri  untuk melihat sesuatu dengan cara baru dan imajinatif.

b.      Kreativitas membutuhkan pemikiran divergen, komponen penting dari banyak konsep tentang kreativitas.

c.       Kreativitas  sulit  diukur,  tetapi  dapat diukur melalui tes pemikiran divergen.

 

3.     Gaya Belajar dan Berpikir

a.       Gaya     belajar    dan     berpikir    bukanlah    kemampuan, melainkan cara yang lebih disukai untuk  menggunakan kemampuan dalam belajar.

b.      Setiap   individu   memiliki   sejumlah   gaya    belajar   dan berpikir.

c.       Namun  penelitian yang  ada  menunjukkan adanya kritik terhadap  beberapa  konsep tentang  gaya   belajar  dan berpikir.

d.      Meskipun  demikian,  beberapa pendidik  percaya bahwa konsep gaya  belajar dan  berpikir itu berharga/penting dalam membantu peserta didik belajar lebih efektif

 

4.     Gender

a.       Para  peneliti  telah mengidentifikasi bahwa  ada  sejumlah perbedaan   gender   dalam   domain   fisik,  kognitif, pribadi, dan sosial.

b.   Rata-rata peserta didik laki-laki dan  perempuan memiliki kemampuan   akademik yang   sama   tetapi    agak berbeda  dalam tingkat aktivitas fisik, pengalaman dengan teknologi, motivasi, rasa percaya diri, hubungan  interpersonal,   perilaku  di   kelas,  dan aspirasi karir.

c.       Perbedaan  biologis (misalnya,  tingkat  hormon terkait gender dan  perbedaan dalam perkembangan otak) menjelaskan  beberapa  perbedaan  gender,  tetapi sosialisasi dan lingkungan sosial (yang  dapat memperkuat perbedaan kecil berbasis biologi) mungkin merupakan akar  dari banyak   perbedaan antara peserta didik laki-laki dan perempuan.

 

5.     Kepribadian dan Temperamen

a.       Kepribadian   mengacu  pada   pikiran,   emosi,   dan perilaku   khas   yang   mencirikan   cara   individu beradaptasi dengan dunia.

b.   Temperamen mengacu pada gaya perilaku dan cara khas seseorang untuk merespons

 

6.     Bahasa dan Budaya

a.       Konsep     budaya    meliputi     perilaku   dan   system kepercayaan   yang  menjadi  ciri kelompok  social yang sudah lama berdiri.

b.      Selain  itu, sebagian  besar negara termasuk warga  dari berbagai kelompok etnis.

c.       Secara umum,  kelompok etnis  adalah sekelompok individu dengan budaya yang sama.

d.      Banyak    anak    dan    remaja   memandang  dialek   asli mereka sebagai bagian integral dari identitas etnis mereka.

e.       Lebih  jauh  lagi,  ketika  dialek  tertentu  adalah bahasa yang disukai oleh anggota komunitas lokal, sering kali itu menjadi sarana di mana  orang dapat terhubung secara efektif satu sama  lain dalam interaksi tatap muka  dan pesan teks.

 

DIKLAT NASIONAL 40 JP: MENGUATKAN KOMPETENSI GURU MENYONGSONG KURIKULUM PARADIGMA BARU Nur Widiasmara, S.Psi., M.Psi., Psikolog Jurusan Psikologi - Universitas Islam Indonesia nurwidiasmara@uii.ac.id


Peserta Didik  Beresiko

 Peserta  didik   yang   berisiko   adalah  mereka  dengan

kemungkinan gagal  yang tinggi  untuk   memperoleh

keterampilan  akademik  minimum yang   diperlukan untuk sukses di dunia orang dewasa.

 

Banyak  peserta didik beresiko putus sekolah sebelum lulus pendidikan dasar,  dan  banyak  lainnya  lulus tanpa penguasaan keterampilan dasar dalam membaca atau matematika.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

terima kasih atas kunjungan dan komentarnya.

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda